"Luka Di Oeleta" Oleh Om Hiro


Seribu meter diatas bumi
Di ujung kota kasih
Dua mawar layu di taman sepi
Mereka yang tak punya hati menitip mati

'Aku mencintaimu Lael' gumam Sang ibu dengan malu-malu
Dosa tiga tahun lalu merambah subur di tanah Penkase
Hilang ditelan November, menjemput 
Kita direnggut tanpa pamit pada bait

Luka, duka merobek kesunyian malam
Menerobos dengan liar ke sisi jalan
Mencoba menyulam senyum 
Hingga kabar dikubur diam-diam

Mungkin mereka yang sudah terbiasa 
Hingga tak diingat lagi apa itu dosa 
Tak cukup kita menanam tawa 
Media sembunyikan fakta.

Lalu ibu setengah muda itu pergi 
Malaikat kecil Memancarkan senyum paling gigil
Satu malam untuk seribu malam yang sunyi
Jangkrik bernyanyi dengan sedih

Masa laluku yang pilu
Aku rapuh, aku malu 
Kau akan selalu lelap alam kalbu
Maafkan ibu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KIDUNG LARA Oleh: Edelbertus Odil Dodok

DUA MATA DIBALIK JENDELA Karya : Maria Cindayani Rosari Limun